BMS-MINYAK – Kimchi berasal dari Negara Korea yang juga menjadi salah satu makanan tradisionalnya. Kimchi adalah asinan sayur hasil fermentasi yang diberi bumbu pedas. Biasanya masyarakat korea membuat kimchi pada saat Kimjang.

Kimjang adalah tradisi orang Korea membuat kimci, ggakdugi, dan dongchimi dalam jumlah besar pada hari-hari musim dingin. Tradisi ini dilakukan pada hari cerah ketika angin dingin bertiup (awal November hingga pertengahan Desember).

Biasa, kimchi terbuat dari sawi putih dan lobak. Di Korea, kimci selalu dihidangkan di waktu makan sebagai salah satu jenis banchan yang paling umum. Kimci juga digunakan sebagai bumbu sewaktu memasak sup kimci (kimchi jjigae), nasi goreng kimci (kimchi bokkeumbap), dan berbagai masakan lain.

Sejarah Singkat Kimchi

Sejarah kimchi dapat ditelusuri kembali ke periode Tiga Kerajaan Korea (57 SM - 668 M). Pada awalnya, kimchi dibuat dengan menyimpan sayuran dalam air garam untuk menjaga keawetan dan menyediakan sumber makanan selama musim dingin. Proses fermentasi yang digunakan dalam pembuatan kimchi menjadi kunci keberhasilannya, membantu mempertahankan nutrisi dan memberikan rasa yang khas.

Perkembangan dan Varian Kimchi
Selama Dinasti Goryeo (918 M - 1392 M) dan Dinasti Joseon (1392 M - 1897 M), kimchi menjadi semakin populer dan mengalami perkembangan dalam hal bahan-bahan dan resep. Mulai dari kol dan lobak, masyarakat Korea mulai menciptakan berbagai varian kimchi dengan menambahkan bahan-bahan seperti bawang putih, jahe, dan cabai. Setiap musim dan wilayah di Korea menghasilkan varian kimchi yang berbeda, menciptakan kekayaan ragam rasa dan tekstur.

Manfaat Kimchi Bagi Kesehatan Tubuh

1. Probiotik untuk Kesehatan Usus
Manfaat kimchi yang utama adalah menjaga kesehatan usus. Kimchi adalah produk fermentasi yang kaya akan bakteri baik, seperti Lactobacillus, yang merupakan probiotik alami. Probiotik berperan penting dalam menjaga keseimbangan bakteri usus, meningkatkan pencernaan, dan mengoptimalkan penyerapan nutrisi.

2. Kaya akan Nutrisi
Kimchi dibuat dari bahan-bahan segar, seperti kol, lobak, dan cabai, yang memberikan sejumlah nutrisi penting. Kimchi mengandung vitamin A, B, dan C, serta mineral seperti kalsium dan zat besi. Kombinasi ini membuat kimchi menjadi tambahan makanan yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

3. Antioksidan yang Melindungi Sel
Manfaat kimchi lainnya ialah melindungi sel dalam tubuh. Bahan-bahan dalam kimchi, terutama cabai, mengandung senyawa antioksidan seperti capsaicin. Antioksidan membantu melawan radikal bebas dalam tubuh, melindungi sel-sel dari kerusakan, dan dapat membantu mengurangi risiko penyakit degeneratif, termasuk kanker.

4. Manfaat Kimchi dalam Menurunkan Kadar Kolesterol
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kimchi dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Senyawa dalam kimchi, seperti serat dan flavonoid, diyakini berkontribusi pada pengaturan kadar kolesterol dalam darah, menjaga kesehatan jantung.

5. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Kandungan vitamin C dalam kimchi dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C memiliki peran penting dalam produksi sel darah putih, yang berfungsi sebagai pertahanan utama tubuh terhadap infeksi dan penyakit.

6. Manfaat Kimchi untuk Program Diet
Kimchi adalah makanan rendah kalori, tetapi tinggi serat dan air. Konsumsi makanan rendah kalori dan tinggi serat dapat membantu menjaga berat badan seimbang dan mendukung sistem pencernaan yang sehat.

7. Potensi Efek Positif pada Kesehatan Mental
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bakteri usus dapat memiliki dampak pada kesehatan mental. Konsumsi probiotik dari kimchi mungkin dapat memberikan manfaat untuk kesejahteraan mental dan kesehatan otak.

Cara Membuat Kimchi

Saat ini, kimchi sudah mulai dikenal masyarakat dunia, salah satunya Indonesia, lewat drama-drama Korea. Banyak orang yang penasaran dengan rasa makanan fermentasi ini sehingga tak sedikit yang mencoba me re-cook atau pergi langsung ke negara asal kimchi.

Namun, tak semua orang berhasil menciptakan kimchi yang lezat sama seperti yang di Korea. Nah disini kamu akan diberitahu cara membuat kimchi anti gagal dan pastinya lezat. Dan cara membuat kimchi ini sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia.

Tak perlu berlamam-lama, langkah-langkah cara membuat kimchi lezat dan bergizi:

Bahan-bahan:

  • 1 kg kol, potong kecil
  • 2 wortel, potong korek api
  • 1 lobak, potong korek api
  • 4 batang daun bawang, potong serong
  • 1 buah bawang bombay, iris tipis

Bahan Cairan Asin:

  • 4 sendok makan garam dapur
  • 1 liter air

Bahan Bumbu Kimchi:

  • 1 buah apel, kupas dan blender
  • 5 siung bawang putih, haluskan
  • 1 ruas jahe, parut
  • 3 sendok makan gula kelapa
  • 3 sendok makan kecap ikan
  • 3 sendok makan kecap asin
  • 3 sendok makan gochugaru (cabai bubuk Korea)
  • 1 sendok teh ikan teri kecil (opsional, untuk cita rasa tambahan)

Cara membuat kimchi:

Langkah 1: Persiapan Sayuran
Campur air dan garam untuk larutan asin. Rendam potongan kol, wortel, lobak, daun bawang, dan bawang bombay dalam larutan tersebut selama 1-2 jam. Bilas bersih dan tiriskan.

Langkah 2: Pembuatan Bumbu Kimchi
Campurkan apel yang sudah di-blender, bawang putih, jahe, gula kelapa, kecap ikan, kecap asin, gochugaru, dan ikan teri (jika digunakan) dalam mangkuk besar. Aduk rata hingga bumbu kimchi tercampur sempurna.

Langkah 3: Pencampuran Sayuran dan Bumbu
Tambahkan sayuran yang sudah direndam ke dalam campuran bumbu kimchi tadi. Pastikan semua sayuran terbalut rata dengan bumbu. Anda bisa menggunakan sarung tangan plastik untuk melindungi tangan dari iritasi cabai.

Langkah 4: Proses Fermentasi
Letakkan campuran kimchi dalam wadah kaca atau plastik yang bersih, tekan-tekan agar udara keluar, dan tutup rapat. Biarkan fermentasi selama 2-3 hari pada suhu ruangan. Setelah itu, simpan di lemari es untuk memperlambat fermentasi dan meningkatkan rasa.

Langkah 5: Penyajian dan Penyimpanan
Setelah proses fermentasi, kimchi siap untuk dinikmati. Sajikan sebagai pelengkap hidangan atau jadikan bahan utama dalam berbagai masakan Korea. Kimchi dapat disimpan dalam lemari es selama beberapa minggu hingga beberapa bulan.

Tips Tambahan:
Pastikan peralatan dan wadah yang digunakan steril untuk menghindari pertumbuhan bakteri yang tidak diinginkan.
Sesuaikan tingkat kepedasan sesuai selera pribadi dengan menambahkan atau mengurangi jumlah cabai bubuk.
Percobaan dengan bahan tambahan seperti seafood atau buah laut untuk menciptakan variasi kimchi yang unik.

Dengan mengikuti langkah-langkah sederhana ini, kamu dapat menciptakan kimchi yang anti gagal dan memuaskan selera, menghadirkan cita rasa Korea yang autentik di meja makan. Selamat mencoba!