BMS-MINYAK – Prabowo Subiamto capres 2024, saat ini tengah menanti hasil pemungutan suara yang dilaksanakan Rabu (14/02) lalu. Hasil quick count saat ini menunjukkan bahwa Cawapres Prabowo Subianto dan pasangannya, Gibran Rakabuming masih unggul.

Hasil saat ini yang ditampilkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di situs pemilu2024.kpu.go.id, Kamis (15/2/2024), hingga pukul 20.00 WIB, Paslon nomor urut 2 unggul dengan perolehan suara 56.51% (21,708,715). Namun perlu diingat, keputusan resmi Pemilu tahun ini akan diumumkan melalui rekapitulasi yang dilakukan pihak KPU hingga 20 Maret 2024 mendatang.

Unggul di putaran pertama, saat ini banyak yang mencari tahu seperti apa sebenarnya profil Prabowo Subianto Capres 2024. Berikut telah dirangkum secara singkat profil dan biodata Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan Indonesia ke-26.

Profil Prabowo Subianto

Lahir di Jakarta, 17 Oktober 1951, pemilik nama asli Prabowo Subianto Djojohadikusumo merupakan anak ketiga dan putra pertama dari bapaknya Soemitro Djojohadikusumo yang berasal dari Kebumen, Jawa Tengah dan ibunya Dora Marie Sigar, yang lebih dikenal sebagai Dora Soemitro yaitu seorang wanita Kristen Protestan berdarah Minahasa, yang berasal dari keluarga Maengkom di Langowan, Sulawesi Utara.

Ayahnya merupakan seorang pakar ekonomi dan politisi Partai Sosialis Indonesia yang pada saat itu baru saja selesai menjabat sebagai Menteri Perindustrian di Kabinet Natsir; pada April 1952, tidak lama setelah kelahiran Prabowo, sang ayak kembali diangkat sebagai Menteri Keuangan pada Kabinet Wilopo.

Prabowo memiliki dua orang kakak perempuan, Biantiningsih Miderawati dan Maryani Ekowati; dan seorang adik lelaki, Hashim Djojohadikusumo. Prabowo juga merupakan cucu dari Benyamin Thomas Sigar, seorang prajurit yang menangkap Diponegoro pada tahun 1830.

Masa kecil Bapak Menhan ke-26 ini banyak dihabiskan di luar negeri, terutama setelah keterlibatan sang ayah yang menentang pemerintah Presiden Soekarno di dalam Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia di Sumatera Barat.

Pendidikan Prabowo Subianto diselesaikan di Victoria Institution di Kuala Lumpur, Malaysia; Zurich International School di Zurich, Swiss; dan The American School di London, Inggris. Dan setelah kejatuhan Soekarno, yang kemudian naiknya Soeharto, keluarga Soemitro kembali ke Indonesia. Karena pengalaman sering diluar negeri, Prabowo Subianto fasih berbahasa Indonesia, Prancis, Jerman, Inggris, dan bahasa Belanda.

Kesempatan ini juga dipergunakan Prabowo untuk masuk ke AKABRI di Magelang, Jawa Tengah. Pria berusia 72 tahun ini mengawali karir militernya di TNI Angkatan Darat tahun 1974. Kala itu pangkatnya Letnan Dua karena lulus dari AKABRI Darat di Magelang.

Setelah berkarir selama 24 tahun di dunia Militer, pada tahun 1998, Prabowo diberhentikan Habibie dari jabatannya sebagai panglima Kostrad. Sebagai seorang perwira tinggi militer, Prabowo diadili berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Kitab Undang-undang Hukum Pidana Militer.

Dalam putusannya, DKP memutuskan ia bersalah melakukan tindak pidana "ketidakpatuhan" (pasal 103 KUHPM); "memerintahkan perampasan kemerdekaan orang lain" (pasal 55 (1) ke-2 KUHPM dan pasal 333 KUHP); dan penculikan (pasal 55 (1) ke-2 dan pasal 328 KUHP).

Menurut Fahrul Razi, dewan tersebut pada awalnya ingin menggunakan kata "pemecatan" pada putusan akhirnya. Namun, mempertimbangkan status Prabowo sebagai menantu dari mantan presiden, DKP akhirnya menggunakan kata "pemberhentian dari dinas keprajuritan".

Setelah menerima keputusan diberhentikan, Prabowo menemui ayah mertuanya Soeharto, namun dia justru tidak mendapatkan dukungan. Melihat kondisi tersebut, akhirnya ia memutuskan menerima penugasan sebagai komandan Sekolah Staf dan Komando ABRI di Bandung, menggantikan Letnan Jenderal Arie J. Kumaat.

Seperti yang sudah diungkapkan sebelumnya, Menhan RI ke-26 ini adalah menantu Presiden RI ke-2, Soeharto. Tepat di bulan Mei 1983, Prabowo meminang Siti Hediati Hariyadi menjadi istrinya. Pasangan ini dikaruniai seorang anak. Anak Prabowo Subianto diberi nama Ragowo Hediprasetyo (Didit).

Rumah tangga mereka diterpa masalah hingga keduanya berpisah pada tahun 1998, tak lama setelah Orde Baru tumbang. Didiet tumbuh dan besar di Boston, Amerika Serikat, dan berprofesi sebagai seorang desainer yang berbasis di Paris, Prancis.

Hingga saat ini, baik Prabowo maupun ibu Siti Hediati Hariyadi masih setia dengan statusnya masing-masing. Keduanya juga masih menjalin tali silahturahmi. Bahkan pada saat melaksanakan kampanye untuk pemilihan Cawapres 2024, terlihat ibu titi setia mendampinginya.

Biodata Prabowo Subianto

Nama Lengkap: Prabowo Subianto Djojohadikusumo
Nama Panggilan: Prabowo Subianto
Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 17 Oktober 1951
Zodiak: Libra
Agama: Islam
Kewarganegaraan: Indonesia
Pekerjaan: Tentara (1974 – 1998), Wirausahawan, Politikus
Partai Politik: Gerindra
Afiliasi Politik Lainnya: Golkar (s/d 2008)
Orang tua: Soemitro Djojohadikoesoemo (ayah) dan Dora Marie Sigar (ibu)
Saudara: Biantiningsih Miderawati dan Maryani Ekowati (Kakak Perempuan), dan Hashim Djojohadikusumo (Adik Laki-laki)
Kakek: Margono Djojohadikoesoemo
Istri: Siti Hediati Hariyadi (1983 – 1998)
Anak: Ragowo Hediprasetyo Djojohadikoesoemo (Didit)
Pendidikan: Victoria Institution di Kuala Lumpur, Malaysia; Zurich International School di Zurich, Swiss; dan The American School di London, Inggris
Almamater: AKABRI (1974)
Penghargaan: Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Satyalancana Kesetiaan XVI, Satyalancana Seroja Ulangan–III, Bintang Yudha Dharma Nararya